Di tengah semangat yang tak pernah padam,
Dua siswa SMK IT YP IPPI Petojo menorehkan nama dalam,
Pada ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tahun 2025 Tingkat Jakarta Pusat,
yang digelar oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI),
di bawah naungan Kemendikbudristek dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) yang bersemangat mengasah generasi hebat.
Adalah Achmad Andrianto, siswa kelas XI TKJ FO,
yang langkahnya tegap dan tekadnya tak pernah redup.
Ia berhasil meraih Juara 2 dalam bidang Information Network Cabling (INC),
bidang yang menuntut presisi, ketelitian, dan logika yang apik.
Dalam deretan kabel dan jaringan yang rumit,
ia buktikan bahwa kerja keras tak pernah berujung sempit.
Ketekunan dan disiplin menjadi pelita,
memandu langkahnya menuju cahaya juara.
Tak kalah hebat, hadir pula Muhamad Paiqi Rahmat,
sang pejuang tangguh penuh semangat.
Ia berhasil menyabet Juara 3 pada kategori IT Network Administrator,
bidang yang menantang nalar dan ketangkasan operator.
Dalam setiap konfigurasi dan rancangan sistem,
ia tunjukkan kemampuan yang teratur dan konsisten.
Dengan keuletan dan kecermatan luar biasa,
ia buktikan bahwa prestasi lahir dari jiwa yang tak mudah menyerah dan berasa.
Prestasi gemilang ini bukan sekadar angka,
melainkan bukti nyata semangat belajar yang membara.
Kepala Sekolah SMK IT YP IPPI Petojo menyampaikan rasa bangganya:
βSetiap langkah perjuangan mereka adalah cermin dedikasi.
Kami percaya, kerja keras dan tekad kuat akan membawa siswa kami menembus batas prestasi.β
Guru pembimbing pun turut bersuara lembut penuh makna:
βTidak ada keberhasilan tanpa usaha.
Setiap latihan, setiap malam panjang yang mereka lalui,
telah berubah menjadi cahaya yang kini bersinar pasti.β
Ajang LKS 2025 menjadi saksi,
bahwa siswa SMK IT YP IPPI Petojo bukan sekadar belajar teori.
Mereka berani tampil, berkompetisi, dan membuktikan diri,
bahwa anak bangsa mampu berinovasi di era teknologi tinggi.
Kini nama SMK IT YP IPPI Petojo kembali bergema,
sebagai sekolah yang menanamkan semangat juang penuh makna.
Dengan tekad, kerja keras, dan doa yang setia,
prestasi ini hanyalah awal dari perjalanan panjang menuju puncak cita.